Mau jadi reporter? buat blog sendiri aja…

Seperti biasa magang di tempat WW always have a new experience every day. Hari ini gw pergi ke MNC News TV dengan teman-teman tercinta IMX, of course with my lovely and kind hearted coach WW. Duh, honestly I felt guilty to him. Last Saturday, I didn’t go to the last Book Signing road shows with him. The moment that I was waiting, broke because of the sudden meeting from my campus, damn!… I thought he is angry even though I knew he is disappointed to me. It’s normal, but I’m not ready for that. He called my name and we were hugging each other. It was make me so touched, hehehe almost cry.
It was a great day coz it adding more my knowledge espcially about Jakarta, sorry kuper nich. Ok, btw, anyway, busway, I just wanna report what I already got from my day, everybody it’s my news:
Yang haus akan informasi tapi bosan dan kurang puas dengan berita di koran atau yang ingin jadi reporter tanpa menunggu panggilan kerja dari koran, majalah atau TV sekarang bisa memenuhi keinginannya hanya dengan blog.

Ya, Citizen Journalism, itulah topik yang diperbincangkan Danang Sanggabuana host “Kilas Opini” dengan Wimar Witoelar sebagai blogger di MNC TV news malam ini pukul 21.00.

Masyarakat kita saat ini sangatlah kritis terhadap berita dan sering kali kebanyakan berita yang ada tidak pernah memuaskan. Dengan blog, wadah dimana membuka kesempatan besar membuat “everyone can be a journalist” as they want to be.

Sebagai pertanyaan pembuka, Danang (D) menanyakan awal mulanya blog hadir. WW yang telah diakui oleh Raja blogger Budi Putra menjawab tentu saja Indonesia bukan yang pertama menemukan blog. Amerikalah yang pertama kali menggunakan blog sebagai slaah satu alat jurnalisme yaitu ketika Bush dan Carry campaign. Di Indonesia sendiri , istilah blog yang berawal dari peradaban dan trend internasional, mulai populer pertama kali tahun 1998, yaitu ketika bom yang terjadi di kedutaan Australia. Foto yang pertama kali dipublish ke masyarakat berasal dari blog dan bukan dari koran.

D: Perkembangan blog di Indonesia sendiri bagaimana?
WW: Dari tahun ke tahun blog yang ada sekarang sudah sekitar kurang lebih 300 blog, termasuk yang individual ataupun yang kumpulan. Ini menandakan banyaknya orang-orang yang membutuhkan dan menerbitkan berita.

D: Topik yang diangkat di blog sendiri apa saja?
WW: Topik yang ada juga bermacam-macam. Sepengamatan WW, topik berbau politik sedikit tapi tidak kalah bermutu dengan yang ada di koran. Masalah pribadi, curhat adalah topik yang paling banyak ada di blog. Ini dikarenakan blog hadir di generation Y yang peka terhadap masalah.
Dilihat dari minat dan fakta yang ada, dimana tidak semua orang bisa berbicara, tetapi bila diberi kesempatan, semua orang pasti mau.

D: Etika Jurnalisme untuk blog semdiri apakah sudah ada?
WW: Sama halnya dengan kode etik jurnalis, seorang blogger yang baik harus memfasilitaskan blognya dengan Tanya jawab atau istilah kerennya memberi komentar. Tentu saja kode etik ini tergantung si moderator atau server sehingga bisa mengatur perilaku yang sangat berbahaya. WW sendiri berpendapat tidak adanya aturan dalam penulisan diblog. Aturan dibuat setelah ada gejalanya. Di sini yang jadi crime adalah perilaku bukan mediumnya yaitu blog.

D: Keuntungan yang bisa masyarakat manfaatkan dari blog sendiri?
WW: Adapun keuntungan dari blog yang secara financial mungkin tidak bisa dirasakan secara langsung, janji masa depan pasti didapat. Dengan blog, kita mempunyai kesempatan untuk menuangkan pendapat, yang mungkin kita tidak bisa dapat dari medium yang lain.

D: Bagaimana bila mengadakan kampanye politik melalui blog?
WW: Dalam blog akan ada substansi dimana dalam koran itu sanagat terbatas. Dan itu pasti akan sangat efektif sekali.

D: Bagaimana trend ke depan komunitas blogger?
WW: Komunitas akan sangat meluas. Orang yang mempunyai kapasitas bagus sebagai jurnalis tapi tidak ada kesempatan bisa memakai blog sebagai medium.

D: Banyak kutipan di majalah yang diambil dari blog tanpa menyebutkan sumbernya?
WW: Etik dalam blog dinamakan public domain. Dimana apabila kutipan dari blogger tidak disebutkan akan terjadi fair exchange. Petukaran informasi yang tidak akan merugikan seorang blogger yang dikutip.

Pertanyaan terakhir itu juga menutup perbincangan Danang dan WW. Tidak lupa sebagai blogger WW memberitahukan blognya.
So,if you wanna be a journalist be a blogger. It’s not too late to do the new thing.

Advertisements

4 thoughts on “Mau jadi reporter? buat blog sendiri aja…

  1. mohammadreiza says:

    Khat…

    makasih ya ide-ide tentang blognya..aku gw kira sich ini topik bagus banget buat thesis, felix aja yang ngga gaul, ketinggalan jaman, dah gitu..hist..hssst..sambil ngasih henpon kameranya ke loe, tolong dong fotoin sama WW…toeng!!! malesz banget ngga sih tuch orang..enak aja nolak2 topik thesis, emang dia supervisor loe!!!??? jangan mau ah diadvise sama2 lulusan s1..kalo gitu mah semua orang bisa jadi adviser..pokoknya lulusan s1, apalagi dari pu..hahaha..kali aja ide bloggings ini gw mau buat pelatihan di jogja atau di aceh….boleh khan..nanti kalau diapprove ama unesco, gw kasih beberapa datanya dech..kalo loe tetep pake topik bloggings buat thesis loe. gimana? thanx ya…makin asyyiik aja..

    Cheers, Reiza.

  2. bram ap says:

    hi,,, qt cm pgen berbagi,,

    salut!!!!

    aq gen kenalan ma semua orang,,,,

    coz, tertarik dunia tulis-menulis siy,,,,

    menulis adalah pekerjaan memahagiakan diriku,,,

    successsss!!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s